Senin, 30 November 2009

Shio


Shio Anjing : Orang shio anjing lahir tahun 1946,1958,1970,1982,1994,2006 dst
* Keras hati,romantis,mudah dipercaya dan setia
*Berwibawa dan dihormati
*Egois dan boros
*Keras kepala,pemberang dan cenderung bersikap ekstrim


*Bakat-bakat yang cocok: pengusaha,kritikus,mandor,guru dan peneliti

zodiak

Agresif, Energik, Impulsif, Berjiwa Pemimpin, Tidak Sabaran, Egois, Cepat
EmosiNomor Keberuntungan : 2,5,11,34,47Aroma Keberuntungan : Lada Hitam, Cengkeh, Ketumbar, Kemenyan, Jahe, Pohon Cemara, Kayu-kayuan
Planet Yang Mengitari : Mars
Bunga Keberuntungan : Bunga Daisy
Warna Keberuntungan : MerahBatu
Keberuntungan : Batu Delima
Elemen Keberuntungan : Api
Pasangan Serasi : Sagittarius
Aries adalah simbol sebuah permulaan baru. Orang Aries menjadi pemimpin zodiak-zodiak lainnya, agresif dan penuh kreativitas yang memungkinkan mereka untuk berinisiatif dalam mengadakan perubahan. Selayaknya domba jantan, mereka selalu bertindak cepat tanpa berpikir panjang terlebih dahulu. Mereka lebih senang mencari penghargaan daripada kekayaan dan biasanya lebih suka berbicara terus terang daripada berbasa-basi untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Kebanyakan dari mereka sukses berkat sikap mereka yang pantang menyerah. Aries merupakan orang yang penuh energi, pandai beradaptasi dan cepat belajar. Mereka memiliki banyak ide-ide cemerlang dan berambisis tinggi. Keras kepala, antusisas dan penuh orientasi. Bila mereka ingin sesuatu, tidak ada yang dapat menghalanginya. Mereka siap mengambil tindakan tanpa memikirkan resiko yang dapat mencelakakan diri mereka sendiri. Aries bukan seorang pengikut yang baik. Mereka memiliki semua kemampuan yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin yang baik, namun sikapnya yang suka memerintah membuat orang menjauhi dirinya.
Asmara para Aries: Hal ini terlihat jelas apabila para Aries sedang jatuh cinta. Mereka akan mengejar apa yang mereka inginkan sampai dapat. Apabila ini terjadi pada kalian, berhati-hatilah. Aries tidak pernah mau menerima jawaban tidak. Sayangnya, jika kamu tidak bisa mengikuti jalan hidupnya, mereka akan meninggalkanmu dan berpindah ke lain hati.

KAKI GAJAH

Ratusan Warga Jatim Derita Kaki Gajah
Jumlah penderita penyakit kaki gajah (filariasis/elephantiasis) di Jawa Timur mencapai ratusan orang, dengan penderita terbanyak berada di Kabupaten Lamongan. Hasil survey sementara di 30 kota/kabupaten yang dilakukan Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Departemen Kesehatan (Depkes) RI menemukan sebanyak 300 kasus filariasis dengan tingkat keparahan berbeda.

"Jumlah temuan terbanyak ada di Kabupaten Lamongan dengan jumlah kasus filariasis pada 40 orang lebih, disusul Kabupaten Malang dengan jumlah 30 kasus, dan Kabupaten Trenggalek sebanyak 20 kasus lebih," kata Staf Subdit Filariasis dan Schistosomiasis Depkes RI, Helena, saat melakukan survey yang sama di Pacitan, Jumat.

Berdasarkan data hasil pemetaan Subdit Filariasis dan Schistosomiasis Depkes RI antara tahun 2002 sampai tahun 2005, daerah endemis filariasis sebagian besar berada di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Sedangkan dari hasil survei cepat tahun 2000, sebanyak 6.233 orang menjadi penderita kronis filariasis.

Kata Helena, gejala penyakit yang bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan di beberapa bagian tubuh seperti kaki, tangan, dan beberapa organ vital tubuh bagian luar ini biasanya ditandai dengan naiknya suhu tubuh secara drastis sebagaimana penyakit demam. Gejala itu kemudian berlanjut pada gejala panas pada bagian kelenjar di lipatan pada Masuknya virus filariasis ke dalam tubuh manusia, mengacu pada teori ilmu kesehatan, terebar melalui gigitan nyamuk infektif yang mengandung larva stadium III.

Pada saat nyamuk menggigit manusia itulah larva di-transfer melalui "probosis" (belalai nyamuk yang digunakan untuk menghisap darah) masuk ke kulit manusia tepatnya di sekitar lubang bekas gigitan."Perkembangannya terjadi dalam waktu yang cukup lama, bisa bertahun-tahun," kata Helena.

Penyebab penyakit kaki gajah adalah tiga spesies cacing filarial, yaitu wucheria bancrofti, brugia malayi, dan brugia timori.Hingga saat ini, lanjut Helena, telah diketahui ada 23 spesies nyamuk dari genus Anopheles, Culex, Mansonia, Aedes, dan Armigeres yang dapat berperan sebagai vector penular penyakit kaki gajah.

Selain faktor tersebut, lingkungan juga berperan menjadi media penyebaran penyakit tersebut. Misalnya wilayah persawahan, rawa-rawa, genangan air dan lain sebagainya, sebagai tempat berkembang biak nyamuk.Di wilayah Kabupaten Pacitan sendiri sejauh ini baru diketahui enam kasus filariasis yang kesemuanya berasal dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Kebonagung dan Donorojo.

Data terbaru mengenai jumlah penderita filariasis saat ini masih diteliti oleh tim survey dari Ditjen P2PL Depkes RI yang telah berlangsung sejak Kamis (12/11) dan rencananya berakhir Sabtu (14/11) besok. Sebanyak 1.000 warga akan dijadikan sampel. Tapi hingga hari ini ditulis, tim survey P2PL Depkes RI baru menyelesaikan separuh dari jumlah total populasi sampel.

Diharapkan, dari hasil survei tersebut nantinya akan diketahui daerah tersebut menjadi endemis penyakit kaki gajah atau tidak."Daerah jadi endemis filariasis jika jumlah penderita yang ditemukan satu % dari total populasi sampel," kata Helena.

Dia tidak lupa mengingatkan akan bahaya serius penyakit kaki gajah karena jika penderita membiarkan penyakitnya hingga stadium lanjut (paling tinggi stadium VII), akan beresiko menyebabkan cacat permanen.Penyakit kaki gajah atau filariasis menurut Helena merupakan penyebab kedua tertinggi kasus-kasus kelumpuhan.

Senin, 23 November 2009

BIOSFER


Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 milyar tahun dari 4,5 milyar tahun usia Bumi.

CANDI CANGKUANG

Bangunan Candi Cangkuang yang sekarang dapat kita saksikan merupakan hasil pemugaran yang diresmikan pada tahun 1978. Candi ini berdiri pada sebuah lahan persegi empat yang berukuran 4,7 x 4,7 m dengan tinggi 30 cm. Kaki bangunan yang menyokong pelipit padma, pelipit kumuda, dan pelipit pasagi ukurannya 4,5 x 4,5 m dengan tinggi 1,37 m. Di sisi timur terdapat penampil tempat tangga naik yang panjangnya 1,5 m dan lébar 1,26 m.
Tubuh bangunan candi bentuknya persegi empat 4,22 x 4,22 m dengan tinggi 2,49 m. Di sisi utara terdapat pintu masuk yang berukuran 1,56 m (tinggi) x 0,6 m (lebar). Puncak candi ada dua tingkat: persegi empat berukuran 3,8 x 3,8 m dengan tinggi 1,56 m dan 2,74 x 2,74 m yang tingginya 1,1 m. Di dalamnya terdapat ruangan berukuran 2,18 x 2,24 m yang tingginya 2,55 m. Di dasarnya terdapat cekungan berukuran 0,4 x 0,4 m yang dalamnya 7 m (dibangun ketika pemugaran supaya bangunan menjadi stabil).

Di antara sisa-sisa bangunan candi, ditemukan juga arca (tahun 1800-an) dengan posisi sedang bersila di atas padmasana ganda. Kaki kiri menyilang datar yang alasnya menghadap ke sebelah dalam paha kanan. Kaki kanan menghadap ke bawah beralaskan lapik. Di depan kaki kiri terdapat kepala sapi (nandi) yang telinganya mengarah ke depan. Dengan adanya kepala nandi ini, para ahli menganggap bahwa ini adalah arca Siwa. Kedua tangannya menengadah di atas paha. Pada tubuhnya terdapat penghias perut, penghias dada dan penghias telinga.

Keadaan arca ini sudah rusak, wajahnya datar, bagian tangan hingga kedua pergelangannya telah hilang. Lebar wajah 8 cm, lebar pundak 18 cm, lebar pinggang 9 cm, padmasana 38 cm (tingginya 14 cm), lapik 37 cm & 45 cm (tinggi 6 cm dan 19 cm), tinggi 41 cm.

Candi Cangkuang sebagaimana terlihat sekarang ini, sesungguhnya adalah hasil rekayasa rekonstruksi, sebab bangunan aslinya hanyalah 35%-an. Oleh sebab itu, bentuk bangunan Candi Cangkuang yang sebenarnya belumlah diketahui.

CANDI BOROBUDUR


Borobudur, Candi Budha Terbesar di Abad ke-9


Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini. Tak mengherankan, sebab secara arsitektural maupun fungsinya sebagai tempat ibadah, Borobudur memang memikat hati.


Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Nama Borobudur sendiri menurut beberapa orang berarti sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), sementara beberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.
Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawah digunakan sebagai penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Budha Mahayana, setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.


Bagian dasar Borobudur, disebut Kamadhatu, melambangkan manusia yang masih terikat nafsu. Empat tingkat di atasnya disebut Rupadhatu melambangkan manusia yang telah dapat membebaskan diri dari nafsu namun masih terikat rupa dan bentuk. Pada tingkat tersebut, patung Budha diletakkan terbuka. Sementara, tiga tingkat di atasnya dimana Budha diletakkan di dalam stupa yang berlubang-lubang disebut Arupadhatu, melambangkan manusia yang telah terbebas dari nafsu, rupa, dan bentuk. Bagian paling atas yang disebut Arupa melambangkan nirwana, tempat Budha bersemayam.


Setiap tingkatan memiliki relief-relief indah yang menunjukkan betapa mahir pembuatnya. Relief itu akan terbaca secara runtut bila anda berjalan searah jarum jam (arah kiri dari pintu masuk candi). Pada reliefnya Borobudur bercerita tentang suatu kisah yang sangat melegenda, yaitu Ramayana. Selain itu, terdapat pula relief yang menggambarkan kondisi masyarakat saat itu. Misalnya, relief tentang aktivitas petani yang mencerminkan tentang kemajuan sistem pertanian saat itu dan relief kapal layar merupakan representasi dari kemajuan pelayaran yang waktu itu berpusat di Bergotta (Semarang).


Keseluruhan relief yang ada di candi Borobudur mencerminkan ajaran sang Budha. Karenanya, candi ini dapat dijadikan media edukasi bagi orang-orang yang ingin mempelajari ajaran Budha. YogYES mengajak anda untuk mengelilingi setiap lorong-lorong sempit di Borobudur agar dapat mengerti filosofi agama Budha. Atisha, seorang budhis asal India pada abad ke 10, pernah berkunjung ke candi yang dibangun 3 abad sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 4 abad sebelum Katedral Agung di Eropa ini.


Berkat mengunjungi Borobudur dan berbekal naskah ajaran Budha dari Serlingpa (salah satu raja Kerajaan Sriwijaya), Atisha mampu mengembangkan ajaran Budha. Ia menjadi kepala biara Vikramasila dan mengajari orang Tibet tentang cara mempraktekkan Dharma. Enam naskah dari Serlingpa pun diringkas menjadi sebuah inti ajaran disebut "The Lamp for the Path to Enlightenment" atau yang lebih dikenal dengan nama Bodhipathapradipa.
Salah satu pertanyaan yang kini belum terjawab tentang Borobudur adalah bagaimana kondisi sekitar candi ketika dibangun dan mengapa candi itu ditemukan dalam keadaan terkubur. Beberapa mengatakan Borobudur awalnya berdiri dikitari rawa kemudian terpendam karena letusan Merapi. Dasarnya adalah prasasti Kalkutta bertuliskan 'Amawa' berarti lautan susu. Kata itu yang kemudian diartikan sebagai lahar Merapi. Beberapa yang lain mengatakan Borobudur tertimbun lahar dingin Merapi.

banyak orang dari segala penjru dunia memasukkan Borobudur sebagai tempat yang harus dikunjungi dalam hidupnya. Selain menikmati candinya, anda juga bisa berkeliling ke desa-desa sekitar Borobudur, seperti Karanganyar dan Wanurejo untuk melihat aktivitas warga membuat kerajinan. Anda juga bisa pergi ke puncak watu Kendil untuk dapat memandang panorama Borobudur dari atas. Tunggu apa lagi? Tak perlu khawatir gempa 27 Mei 2006, karena Borobudur tidak terkena dampaknya sama sekali.

BATIK SOLO


Solo Sebuah kota di Jawa tengah yang masih lekat sekali dengan budaya Jawa. Dengan slogan SOLO the Spirit of Java.Solo bertekad terus menjaga dan melestarikan budaya jawa.


Kota Solo memang merupakan salah satu tempat wisata belanja kain batik terkenal di Indonesia. Di sini banyak sekali terdapat sentra kain batik, yang tersohor antara lain kawasan Kampung Batik Laweyan dan kawasan Kampung Wisata Batik Kauman.


Batik adalah salah satu produk kota dan telah menjadi Icon kota solo.khas batik solo sudah di kenal di seluruh Indonesia dan menjadi produk andalan export. Batik Solo terkenal dengan corak dan pola tradisionalnya batik dalam proses cap maupun dalam batik tulisnya. Bahan-bahan yang dipergunakan untuk pewarnaan masih tetap banyak memakai bahan-bahan dalam negeri seperti soga Jawa yang sudah terkenal sejak dari dahulu. Polanya tetap antara lain terkenal dengan “Sidomukti” dan “Sidoluruh”.